Wednesday, September 23, 2020

Rumus 5W+1H dalam Sebuah Cerita



Rumus 5W+1H tak hanya digunakan dalam penulisan berita tapi juga digunakan pada bidang ilmu lainnya seperti menulis sebuah cerita, termasuk karangan fiksi. Dapat dikatakan, fungsi 5W+1H bertujuan untuk membuat perumusan masalah. Dalam bahasa Indonesia, rumus 5W+1H yang terdiri atas what, where, when, who, why, how ini dikenal dengan sebutan adiksimba: apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana.


1. What = Apa

Menjelaskan peristiwa yang sedang terjadi.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Apa yang terjadi?"

"Apa dampak yang ditimbulkan?"

"Apakah ada keuntungan/kerugian?"

"Apa saja pendapat orang-orang tentang peristiwa itu?"

.

2. Who = Siapa

Menjelaskan pelaku dan orang-orang yang mendukung dalam peristiwa tersebut.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Siapa saja tokohku?"

"Siapa saja yang terlibat?"

"Siapa yang mendapat masalah?"

"Siapa yang harus bertanggung jawab?"

"Siapa yang menemukan solusi?"

.

3. When = Kapan

Menjelaskan waktu-hari, jam, menit, detik, peristiwa itu terjadi.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Kapan peristiwa itu terjadi?"

"Seberapa sering peristiwa itu terjadi?"

"Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk (berlangsungnya) peristiwa itu?"

.

4. Where = Dimana

Menjelaskan lokasi atau tempat peristiwa itu terjadi.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Dimana peristiwa ini terjadi?"

"Dimana peristiwa itu terjadi?"

.

5. Why = Mengapa

Menjelaskan sebab-akibat dari suatu peristiwa yang terjadi.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Mengapa peristiwa ini terjadi?"

"Mengapa peristiwa itu terjadi?'

.

6. How = Bagaimana

Menjelaskan bagaimana proses terjadinya peristiwa dari awal serta bagaimana mencari solusi untuk penyelesaiannya.

Contoh pertanyaannya adalah:

"Bagaimana peristiwa itu terjadi?"

"Bagaimana penyelesaiannya?"

Comments


EmoticonEmoticon